ILY from 38.000 ft
![]() |
| Poster ILY from 38.000 ft |
![]() |
| Postingan mendiang Khairunnisa di Instagramnya |
I Love You from 38.000 feet (2016) adalah film drama-romantis yang dirilis pada 5 Juli 2016 dan disutradarai oleh Asep Kusnidar, diproduseri oleh Sukdev Singh dan Wicky V Olindo serta ditulis oleh Sukdev Singh dan Tisa TS.
Menurut hasil pengamatan saya secara pribadi, berikut adalah beberapa poin yang saya perhatikan dari film ILY from 38.000 feet
• Character’s name
Michelle Ziudith sebagai Aletta
Rizky Nazar sebagai Arga
Derby Romero sebagai Rimba
Risky Cuaca sebagai Bugy
Tanta Ginting sebagai Jonah
Verrel Bramasta sebagai Dhito
Amanda Rawles sebagai Tiara
Ira Wibowo
Rizkt Hanggono sebagai Ayah Aletta
Aline Adita sebagai Ibu Aletta
Ayu Dyah Pasha sebagai Nenek Aletta
Amara sebagai Ibu Arga
Lionil Hendrik sebagai Ali (Cowok Alay)
Eko Mulyadi sebagai Supir Taxi
Ari Irham
• Characteristic
Film ini sendiri menceritakan tentang seorang wanita bernama Aletta (Michelle Ziudith), cewek jomblo keturunan ningrat yang ceria dan berjiwa petualang. Suatu saat ia diberikan izin untuk pergi berlibur ke Bali sendirian.
Didalam perjalanan pesawat, Aletta bertemu dengan pria bernama Arga (Rizky Nazar), yang tiba-tiba duduk di sebelahnya saat pesawat itu terbang 38.000 kaki, kehadiran Arga membuat Aletta sedikit lega karena gangguan dari seorang cowok alay.
Kedekatan Aletta dengan Arga berlanjut sampai di Bali, saat mereka bekerjasama untuk sebuah program dokumenter televisi. Sikap dingin Arga awalnya sempat membuat Aletta kewalahan mencari perhatian Arga. Sampai akhirnya sebuah kejadian tak terduga di lokasi syuting membuat arga mengakui perasaannya ke Aletta.
Aletta yakin kalau Arga itu adalah pria yang sudah ditakdirkan Tuhan untuk menjadi calon suaminya. Tapi, setelah kepulangan Aletta ke Jakarta Arga tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Arga tidak pernah menepati janjinya untuk menyusul Aletta ke Jakarta. Kepergian Arga entah kemana membuat Aletta terpukul dan terpaksa menerima pinangan Dhito, tapi dalam hatinya, Aletta masih berharap Arga datang menepati semua janjinya. Pada akhirnya Aletta dan Arga bisa bersama kembali setelah satu tahun lamanya.
Sebagai film yang mengusung drama-romantis, I love you from 38000 feet ini sudah berhasil menyampaikan kesan drama dan romansa didalam film tersebut sehingga khalayak dapat merasakan suasana yang sama dengan yang ada didalam film.
• Action
Untuk action sendiri, menurut saya pada film tersebut action yang ditampilkan oleh setiap pemain sudah cukup baik dan menjiwai peran mereka didalam film tersebut.
• Action Beat
Menurut saya, action beat yang dihasilkan sutradara terbilang santai, tidak terlalu buru-buru namun tetap dengan inti cerita disetiap adegannya membuat khalayak tidak merasa lelah saat menonton film tersebut.
• Goals
Cerita yang ditampilkan di film tersebut sudah tersampaikan dengan baik. Saya pribadi merasa terkesan dengan alur serta tujuan dari film yang tidak saya sangka sebelumnya. Benar-benar menarik dan saya mampu memahami jalan cerita di film tersebut tanpa mengulangnya sebanyak dua kali atau lebih.
• Tone
Tone yang terdapat dalam film tersebut tidak terlalu mencolok dan bagi saya pribadi, tone yang ditampilkan justru membuat film tersebut menjadi lebih ‘hidup’ dan tidak membuat lelah mata karena warna yang ditampilkan tidak terlalu terang.
• Overview design and style
Penampilan dari setiap pemain tidaklah aneh hanya saja yang membuat saya sedikit bingung dan bertanya-tanya adalah bagaimana bisa Aletta memakai setelan kebaya saat bertemu dengan Dhito padahal dalam kesehariannya di film tersebut terlihat bahwa Aletta adalah orang yang tidak ambil pusing dalam berpenampilan.
Menurut saya, film ini sangatlah bagus dan totalitas dalam setiap adegan demi adegan yang disajikan. Sekedar informasi, ternyata film ini terinspirasi dari tulisan di secarik kertas itu yang diunggah mendiang Khairunnisa Haidar Fauzi, pramugari yang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Air Asia pada 28 Desember 2014 di Instagramnya.


Komentar
Posting Komentar